Skip to content

DUNIA HITAM

SEPUTARAN INFO DUNIA HITAM

  • Home
  • Uncategorized
  • Di Balik Insiden Pesawat Nyaris Tabrakan di Sydney, Petugas Kelelahan Ekstrem

Di Balik Insiden Pesawat Nyaris Tabrakan di Sydney, Petugas Kelelahan Ekstrem

Posted on September 6, 2026 By j9jiq No Comments on Di Balik Insiden Pesawat Nyaris Tabrakan di Sydney, Petugas Kelelahan Ekstrem
Uncategorized

SYDNEY – Hasil investigasi atas insiden nyaris tabrakan dua pesawat Qantas di Bandara Sydney pada 27 Juli 2026 mengarahkan indikasi kuat pada faktor risiko kelelahan ekstrem yang dialami oleh para petugas pengontrol lalu lintas udara. Berdasarkan dokumen internal dan rekaman percakapan yang dirilis Reuters, separuh dari 10 petugas yang berdinas saat peristiwa terjadi berada dalam kategori risiko kelelahan tingkat tinggi.  Peristiwa kritis ini menjadi pembuka dari rangkaian enam insiden keselamatan serupa di Bandara Sydney dalam kurun waktu satu bulan. Rekaman percakapan internal mengonfirmasi, pesawat Qantas yang sedang mendarat hampir menghantam Boeing 737 milik maskapai sama yang telah mendapat izin melintasi landasan pacu.

Tiga pengontrol yang terlibat langsung dalam penanganan lalu lintas penerbangan saat itu teridentifikasi mengalami kelelahan tingkat sedang hingga berat. “Pagi ini ada sekitar lima penerbangan dengan tingkat kelelahan tinggi. Ini agak gila,” kata seorang manajer shift pengendali lalu lintas udara kepada direktur manajemen lalu lintas udara dalam panggilan internal setelah insiden, dikutip dari Reuters, Jumat (4/9/2026). “Untungnya, mereka tidak mengenai sasaran, tetapi itu sangat dekat dan semua orang di sini cukup terguncang karenanya,” sambungnya.

Krisis tenaga kerja Sistem manajemen risiko kelelahan penerbangan Australia memanfaatkan penilaian otomatis terhadap beban kerja dan skema penjadwalan shift untuk memproyeksikan tingkat kelelahan staf.  Tergantung pada peringkat risikonya, manajer operasional seharusnya menerapkan tindakan mitigasi, seperti perpanjangan waktu istirahat, pembatasan volume penerbangan yang dikendalikan, hingga penghentian shift kerja lebih awal. Namun, krisis kekurangan personel penerbangan secara global memicu penumpukan jam kerja lembur dan pemangkasan hari libur bagi para pengontrol udara di Australia.

Ketidakhadiran jangka pendek staf di Sydney pada kurun Juli–Agustus kian memperparah beban kerja personel yang tersisa di lapangan. “Semakin banyak shift dalam beberapa tahun terakhir dinilai memiliki risiko kelelahan yang tinggi, yang mencerminkan kurangnya istirahat dan jam kerja yang lebih panjang bagi para pengontrol,” ujar kata Presiden Civil Air Scott Nugent. “Namun, kekurangan staf menyebabkan orang-orang bekerja lembur lebih banyak, memiliki lebih sedikit hari libur, bekerja di bawah tekanan yang lebih besar, dan kelelahan meningkat,” tambahnya.

10 hari kerja berturut-turut Sejumlah petugas pengontrol di Australia mengutarakan bahwa staf kerap diizinkan tetap bertugas meskipun sistem memberikan indikasi risiko kelelahan tinggi, akibat tingginya volume penerbangan dan minimnya personel pengganti. Perjanjian kerja pada lembaga Airservices Australia mengizinkan pengontrol lalu lintas udara bekerja hingga 10 hari berturut-turut dengan batas maksimum 80 jam kerja sebelum mendapatkan satu hari libur. Ini merupakan sebuah regulasi yang lebih longgar dibandingkan batas maksimum delapan hari di Kanada atau enam hari di Amerika Serikat.

Krisis kelangkaan tenaga pengontrol udara ini turut menjadi fenomena global yang melanda berbagai negara maju. Hal ini menyebabkan lonjakan beban kerja lembur melonjak drastis dan menempatkan keselamatan dunia penerbangan dalam potensi risiko tinggi.

Post navigation

❮ Previous Post: Trump Bilang AS Bisa Serang Gunung Pickaxe Iran Segera!
Next Post: Kim Jong Un Bertekad Bangun Angkatan Laut Bersenjata Nuklir ❯

You may also like

Uncategorized
Arab Saudi Vs Houthi Makin Menjadi-jadi
July 25, 2026
Uncategorized
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
July 23, 2026
Uncategorized
Ketika Uang Negara Rp35.914 Triliun Lenyap Dikorupsi sejak 2003
July 4, 2026
Uncategorized
Hadiah Ratusan Juta untuk Tangkap Tentara AS Disiapkan Iran
August 17, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Seperti Penjara, Thailand Bangun Tembok Beton 8,4 Km Berkawat Duri di Perbatasan Kamboja
  • Iran Tantang Tentara AS Bertempur Tatap Muka
  • Digempur Habis-habisan, Iran Tetap Mampu Rakit Rudal di Bawah Tanah
  • Trump Tak Menyesal Memulai Perang meski Bisa Rugikan Republik di Pemilu Sela
  • Drone Bawah Air AS Jatuh ke Tangan Iran, Teheran Siap Bongkar dan Tiru

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 DUNIA HITAM.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by