Skip to content

DUNIA HITAM

SEPUTARAN INFO DUNIA HITAM

  • Home
  • Uncategorized
  • Digempur Habis-habisan, Iran Tetap Mampu Rakit Rudal di Bawah Tanah

Digempur Habis-habisan, Iran Tetap Mampu Rakit Rudal di Bawah Tanah

Posted on September 12, 2026 By j9jiq No Comments on Digempur Habis-habisan, Iran Tetap Mampu Rakit Rudal di Bawah Tanah
Uncategorized

TEHERAN  – Iran dilaporkan telah melanjutkan kembali produksi rudal balistik dengan memanfaatkan komponen yang tersimpan di fasilitas-fasilitas bawah tanah.  Hal tersebut disampaikan hejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) dan Timur Tengah mengungkapkan kepada Wall Street Journal, Kamis (10/9/2026). Di tengah gempuran hebat terhadap situs militer dan fasilitas industrinya pada fase awal perang, Iran tetap sibuk merakit rudal berbahan bakar cair serta padat.

Pernyataan tersebut berbanding terbalik dengan klaim para pejabat tinggi AS.

Juru bicara utama Kementerian Pertahanan AS atau Pentagon, Sean Parnell, sebelumnya menyatakan bahwa AS telah menghancurkan hingga 90 persen dari basis industri drone, rudal balistik, dan angkatan laut Iran.

Namun, dia menegaskan bahwa fasilitas nuklir Teheran telah dihancurkan dan kekuatan militernya mengalami kemerosotan tajam. “Iran kini lebih lemah daripada sebelumnya, dan Presiden (AS Donald) Trump tidak akan pernah membiarkan Iran memiliki senjata nuklir,” ujar pejabat Gedung Putih tersebut. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth bahkan sempat menyebut pada April bahwa program rudal Iran telah hancur secara fungsional dan tidak lagi memiliki sarana untuk membuat rudal baru. “Anda hanya menggali peluncur dan rudal tersisa tanpa kemampuan untuk menggantinya. Anda tidak memiliki industri pertahanan, tidak ada kemampuan untuk mengisi kembali kapasitas ofensif maupun defensif Anda,” tegas Hegseth kala itu.

Di sisi lain, para pengamat militer menilai klaim kehancuran total industri pertahanan Iran terlalu prematur.  Analis senior di Missile Defense Advocacy Alliance yang berbasis di AS, Tal Inbar, menegaskan bahwa jaringan industri pertahanan Iran memiliki daya tahan tinggi. “Ketika tidak ada pengeboman di fasilitas tersebut, Anda dapat mengganti infrastruktur yang rusak, membeli komponen baru dari negara lain, dan menyimpannya di dalam fasilitas,” kata Inbar.  “Sangat naif jika berpikir bahwa Iran tidak membangun kembali kemampuan produksi rudalnya,” lanjutnya. Inbar mengestimasi bahwa Iran masih menyimpan ribuan rudal balistik dalam arsenalnya.

Pakar strategi Iran di Sciences Po Paris, Nicole Grajewski, juga menambahkan bahwa struktur program rudal Teheran memang dirancang khusus untuk menghadapi skenario gempuran masif. “Anda bisa mencoba menghancurkan fasilitas atau rudal itu sendiri, tetapi program ini memiliki kapasitas regenerasi yang lebih cepat daripada program nuklir, dan lokasinya cukup tersebar,” jelas Grajewski.  “Alasan Iran membangun infrastruktur rudal yang begitu rumit adalah karena mereka mengkhawatirkan hal ini,” lanjutnya. Berdasarkan data intelijen, aktivitas perakitan terdeteksi di beberapa lokasi bawah tanah, termasuk fasilitas rudal Khojir di Iran tenggara.  Teheran juga berupaya membangun titik perakitan bawah tanah baru guna menghindari serangan susulan.

Perakitan dari stok yang tersisa

Untuk saat ini, para pejabat AS dan kawasan mengindikasikan bahwa Iran sebagian besar merakit rudal baru dari komponen yang sudah ada sebelum perang, meski dalam jumlah yang lebih terbatas. Serangan AS dan Israel memang merusak sejumlah fasilitas industri vital, sedangkan blokade laut memperrumit impor suku cadang dan bahan pembuat bahan bakar padat. Pejabat Arab juga menyoroti kerusakan pada fasilitas kimia untuk pembuat bahan bakar cair serta mesin pengaduk industri bahan bakar padat sebagai tantangan utama Teheran saat ini. Meskipun demikian, mantan analis CIA yang mengkhususkan diri pada militer Iran sekaligus peneliti tamu di King’s College London, Jim Lamson, menyebut bahwa Iran telah menimbun komponen penting sebelum perang pecah pada 28 Februari lalu.

Komponen tersebut mencakup hulu ledak jadi, airframe, serta sistem pemandu dan kontrol. Lamson merujuk pada foto dan video lama yang dirilis Iran, memperlihatkan deretan komponen tersusun rapi di sepanjang dinding fasilitas bawah tanah. “Kita bisa saja membicarakan ratusan atau bahkan ribuan rudal,” ujar Lamson mengenai potensi jumlah rudal yang dapat dirakit dari stok tersebut. Seorang pejabat AS menyebut Iran kemungkinan memulai kembali produksi dalam skala kecil, setelah menandatangani kesepakatan awal dengan Trump pada pertengahan Juni untuk membuka Selat Hormuz dan memulai perundingan penghentian perang.

Menurut pejabat itu, Teheran diperkirakan memiliki kemampuan untuk merakit setidaknya beberapa ratus rudal dari persediaan yang ada.

Di lapangan, Iran memanfaatkan periode tenang pada untuk memulihkan kemampuan militernya, seiring munculnya anggapan bahwa kesepakatan gencatan senjata sulit dipertahankan.  Pejabat Arab dan Israel pun kini bersiap menghadapi kemungkinan eskalasi pertempuran di tengah tekanan ekonomi AS yang kian menjejak. Iran terus menembakkan berbagai jenis rudal ke basis-basis AS di Timur Tengah, seperti rudal Kheibar Shekan yang dikenal sensitif, akurat, dan relatif murah diproduksi.  Pada Rabu (9/9/2026), Iran meluncurkan rentetan rudal berat ke pangkalan udara di Yordania yang menampung pasukan AS.

Rekaman video memperlihatkan penggunaan hulu ledak klaster, jenis amunisi yang sering ditembakkan ke Israel pada awal perang untuk menembus sistem pertahanan udara. Selain itu, beberapa hari terakhir Iran melancarkan serangkaian serangan ke kapal perang AS yang nyaris mengenai sasaran.  Laporan dari The Wall Street Journal yang mengutip citra satelit menunjukkan, Iran tengah memperbaiki berbagai infrastruktur mulai dari jembatan, jalan, hingga situs produksi.  Teheran juga telah membuka kembali akses ke pintu masuk terowongan pangkalan rudal yang sempat runtuh akibat serangan udara.

Pengembangan dan ketergantungan pada rudal ini bukanlah hal baru.  Tanpa angkatan udara yang modern, Iran telah membangun program rudalnya sejak dekade 1980-an saat Perang Iran-Irak sebagai sarana penangkal utama. Iran juga pernah membuktikan kemampuan pemulihan serupa usai perang 12 hari dengan Israel pada Juni 2025.  Meski situs rudalnya digempur habis-habisan saat itu, Iran mampu membangun kembali persediaannya lebih cepat dari perkiraan.

 

Post navigation

❮ Previous Post: Trump Tak Menyesal Memulai Perang meski Bisa Rugikan Republik di Pemilu Sela
Next Post: Iran Tantang Tentara AS Bertempur Tatap Muka ❯

You may also like

Uncategorized
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Sudah Tiba di Timur Tengah untuk Perang Melawan Iran
August 21, 2026
Uncategorized
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
July 22, 2026
Uncategorized
Putin Ngamuk! 37 Orang Tewas saat Gudang Senjata Ukraina Dirudal Rusia
August 30, 2026
Uncategorized
TikToker Cantik dengan Lebih dari 1,3 Juta Follower Ditembak Mati di Dalam Mobil
August 20, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Seperti Penjara, Thailand Bangun Tembok Beton 8,4 Km Berkawat Duri di Perbatasan Kamboja
  • Iran Tantang Tentara AS Bertempur Tatap Muka
  • Digempur Habis-habisan, Iran Tetap Mampu Rakit Rudal di Bawah Tanah
  • Trump Tak Menyesal Memulai Perang meski Bisa Rugikan Republik di Pemilu Sela
  • Drone Bawah Air AS Jatuh ke Tangan Iran, Teheran Siap Bongkar dan Tiru

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 DUNIA HITAM.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by