Skip to content

DUNIA HITAM

SEPUTARAN INFO DUNIA HITAM

  • Home
  • Uncategorized
  • 300.000 Tentara Baru Dikirim ke Medan Perang Ukraina, Ini Sinyal Kemenangan Rusia?

300.000 Tentara Baru Dikirim ke Medan Perang Ukraina, Ini Sinyal Kemenangan Rusia?

Posted on August 24, 2026 By j9jiq No Comments on 300.000 Tentara Baru Dikirim ke Medan Perang Ukraina, Ini Sinyal Kemenangan Rusia?
Uncategorized

MOSKOW – Rusia kemungkinan akan memobilisasi 300.000 tentara lagi pada akhir tahun ini. Itu diungkapkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, seiring upaya mereka untuk menuntaskan penguasaan wilayah di Ukraina timur yang telah lama mereka incar.

Dalam pernyataan luas yang dirilis pada hari Minggu, Zelensky mengatakan ia memperkirakan Rusia akan mengakhiri tahun dengan menduduki wilayah Ukraina dalam jumlah yang sama seperti pada awal tahun, meskipun mengalami kerugian besar dalam hal personel. “Rusia telah kehilangan 267.000 personel sejak awal tahun, termasuk sekitar 155.000 orang yang tewas hingga saat ini,” klaim Zelensky.

Angka tersebut tidak dapat dipastikan kebenarannya namun sejalan dengan perkiraan para pejabat Barat. Pemilihan umum parlemen Rusia akan berlangsung bulan depan, dan muncul spekulasi mengenai mobilisasi baru meskipun kebijakan wajib militer tahun 2022 sempat memicu protes dan eksodus kaum pria muda. “Kami yakin bahwa setelah pemilihan umum, mereka akan melakukan mobilisasi. Kami meyakini hal ini tidak akan terjadi di kota-kota besar,” ujar Zelensky.

Zelensky mengatakan ia yakin Putin akan “mengerahkan 300.000 tentara yang baru dimobilisasi itu bergantung pada situasi di wilayah timur negara kami,” dan telah memerintahkan para jenderalnya untuk menuntaskan pendudukan Donetsk pada akhir tahun. “Mereka akan kehilangan seluruh 300.000 tentara Rusia yang baru dimobilisasi itu di sana; kami akan melenyapkan mereka,” tegas Zelensky.

Unit-unit Ukraina saat ini mempertahankan sekitar 20% wilayah Donetsk, termasuk deretan kota industri strategis seperti Slaviansk dan Kramatorsk. Zelensky mengatakan mustahil bagi Rusia untuk menuntaskan penguasaan wilayah Donetsk. Ia mengisyaratkan bahwa pihak Rusia mungkin juga akan mencoba melakukan serangan atau penerobosan ke wilayah utara Ukraina, yakni Kharkiv dan Sumy.

“Mereka belum menempatkan pasukan di wilayah Bryansk (yang berbatasan dengan Ukraina utara), namun kita bisa melihat adanya peralatan militer di sepanjang perbatasan dengan Federasi Rusia.” Terkait pertahanan udara, Zelensky membandingkan jumlah rudal Patriot yang dipasok pada tahun 2023—sebanyak 675 unit—dengan perkiraan jumlah pasokan tahun ini yang hanya 264 unit.

Serangan rudal balistik telah meningkatkan jumlah korban sipil dan kerusakan infrastruktur di seluruh Ukraina, dan sistem Patriot merupakan satu-satunya sarana untuk mencegat rudal-rudal tersebut.

“Seperti yang Anda lihat, sayangnya ada tren penurunan, dan hal ini terutama bergantung pada pihak Amerika,” ujarnya. Bulan lalu, Presiden AS Donald Trump sempat mengisyaratkan bahwa Ukraina akan diizinkan memproduksi rudal Patriot di bawah lisensi, namun kemudian menarik kembali gagasan tersebut. Jika AS bersedia memasok hingga 10% dari stok rudal Patriot miliknya ke Ukraina, Kyiv akan membayarnya, kata Zelensky.

Komitmen semacam itu “bisa memberikan dampak yang sangat besar, baik dari segi penyelamatan nyawa maupun secara diplomatik.” Menurut Zelensky, Ukraina menghadapi masalah serupa dalam upaya memperoleh rudal pertahanan udara Aster dari Eropa, meskipun Presiden Prancis Emmanuel Macron baru-baru ini telah memberikan janji terkait hal tersebut. “Jumlah rudal ‘Aster’ tidak mencukupi, meskipun produksinya sedang berjalan,” ujarnya—seraya menambahkan bahwa perjanjian lisensi akan mempercepat pasokan.

Sementara itu, menurut Zelensky, Ukraina sedang melacak lokasi-lokasi di Rusia yang menjadi titik peluncuran rudal balistik.

Ukraina telah mengembangkan persenjataan berupa drone jarak jauh dan rudal jelajah buatan sendiri yang digunakan untuk menyerang berbagai target yang semakin beragam di wilayah Rusia.

Ia juga membahas upaya Kyiv untuk mendapatkan izin penggunaan citra satelit Starlink yang mencakup wilayah Rusia.

Menurut Zelensky, Elon Musk—pemilik Starlink—menyatakan keyakinannya bahwa hal tersebut “dapat memicu eskalasi besar terhadap Federasi Rusia dari pihak Ukraina.” “Dia mengatakan bahwa dia mendukung pengakhiran perang, bukan memperpanjangnya” – dan diskusi dengan Washington pun terus berlanjut. Terkait negosiasi, Zelensky mengisyaratkan bahwa peluang untuk mengakhiri perang terbuka hingga akhir musim panas mendatang, saat kampanye pemilihan presiden AS akan dimulai. Utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, “mengalami kesulitan besar dalam menemukan format yang dapat disetujui pihak Rusia untuk mengakhiri perang ini tanpa mengharuskan Ukraina mundur dari Donbas atau menerima solusi lain yang tidak dapat diterima.” “Jared, Steve, dan saya sepakat untuk merangkum seluruh diskusi ini dalam satu halaman—yang memaparkan opsi-opsi realistis untuk mengakhiri perang. Inilah yang ingin didiskusikan oleh pihak Amerika dengan kami dan dengan pihak Rusia.”

Post navigation

❮ Previous Post: Pentagon Pecat Bos Media Militer AS karena Beritakan Kondisi Buruk Kapal Induk USS Abraham Lincoln
Next Post: Enaknya Jadi Warga Singapura, Setiap Anak Diberi Hampir Rp1 Miliar hingga Umur 17 Tahun ❯

You may also like

Uncategorized
Zelensky: Rusia Kembali Gunakan Rudal Korut untuk Membunuh Warga Ukraina
July 31, 2026
Uncategorized
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
July 28, 2026
Uncategorized
Ahli Sebut Tunjangan Dosen Hampir 2 Dekade Tak Disesuaikan, Tak Lagi Seimbang dengan Beban Kerja
July 7, 2026
Uncategorized
AS dan Negara-negara Arab Kalah Total! Iran Akan Dapatkan Kendali Lebih Besar di Selat Hormuz
August 5, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

  • Seperti Penjara, Thailand Bangun Tembok Beton 8,4 Km Berkawat Duri di Perbatasan Kamboja
  • Iran Tantang Tentara AS Bertempur Tatap Muka
  • Digempur Habis-habisan, Iran Tetap Mampu Rakit Rudal di Bawah Tanah
  • Trump Tak Menyesal Memulai Perang meski Bisa Rugikan Republik di Pemilu Sela
  • Drone Bawah Air AS Jatuh ke Tangan Iran, Teheran Siap Bongkar dan Tiru

Recent Comments

  1. A WordPress Commenter on Hello world!

Archives

  • September 2026
  • August 2026
  • July 2026

Categories

  • Uncategorized

Copyright © 2026 DUNIA HITAM.

Theme: Oceanly Green by ScriptsTown

Powered by
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by